Manusia mesti melepaskan alasan kedua dari kemampuan pemahamannya dan menoleh kepada agama untuk memperoleh bantuan pemahaman. Karena agamalah yang mampu menemukan bantuan yang biasanya datang dengan sembunyi-sembunyi. Meski demikian, apabila seorang menghabiskan hidupnya dengan kebodohan tanpa menggunakan nalar, pemahaman dirinya akan tumbuh dengan lemah dan dia tidak akan mampu mengenali kekuatan agama. Engkau menumbuhkan keberadaan fisikal ini, padahal di dalamnya tidak terdapat kecerdasan apapun ! Tidakkah engkau memahami bahwa orang gila memiliki tenaga fisik yang lebih kuat tapi tidak memiliki kecerdasan sedikit pun ?
Baca Lanjutannya…











